Kebanyakan orang telah menggunakannyakapasitor, namun tidak semua orang mengetahui dua fungsi dasarnya: pengisian dan pengosongan.

1. Mengisi daya
Perangkat elektronik umumnya memerlukan listrik untuk beroperasi. Proses penyimpanan elektron dalam kapasitor disebut pengisian. Selama pengisian, satu pelat kapasitor menjadi bermuatan positif, dan pelat lainnya bermuatan negatif dengan jumlah muatan yang sama. Ketika satu pelat dihubungkan ke terminal positif sumber listrik (misalnya baterai) dan pelat lainnya ke terminal negatif, kedua pelat memperoleh muatan yang sama besar dan berlawanan. Setelah diisi, timbul medan listrik di antara kedua pelat. Proses pengisian menyimpan energi listrik dari sumber listrik di kapasitor.
2. Pemakaian
Ketika kapasitor bermuatan digunakan, muatan yang tersimpan secara bertahap berkurang. Proses ini disebut pemakaian. Misalnya, menghubungkan dua pelat kapasitor bermuatan dengan kawat memungkinkan muatan yang berlawanan menjadi netral, melepaskan muatan yang tersimpan dan energi listrik. Setelah pemakaian, medan listrik antar pelat menghilang, dan energi listrik diubah menjadi bentuk energi lain.
Dalam rangkaian elektronik biasa, kapasitor digunakan untuk bypass, kopling, penyaringan, osilasi, pergeseran fasa, dan pembentukan gelombang. Semua aplikasi ini berasal dari fungsi dasar pengisian dan pengosongan.
